Kakawin Manusia dan Kambing di Gresik Adalah Ritual Budaya

Viral video pernikahan antara manusia dan kambing di Kabupaten Gresik. Dalam potongan video yang tersebar di media sosial, tampak seekor kambing sedang menikah dengan manusia. Video inipun mendapatkan kecaman dari berbagai pihak, bahkan ada yang menyebut sebagai pelecehan agama.

Menanggapi itu, Ketua Dewan Kesenian Jawa Timur, Taufik Hidayat atau dipanggil Taufik Monyong dengan tegas menyatakan bahwa acara kakawin yang diselenggarakan para pelaku budaya di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, pada Minggu 5 Juni 2022 merupakan ritual budaya dan tidak ada kaitannya dengan agama, apalagi melecehkan agama tertentu.

Taufik Hidayat menepis tudingan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik yang menyebutkan bahwa pelaku pernikahan antara manusia dengan kambing telah murtad. Menurut Taufik, ritual budaya jangan disangkutpautkan dengan keagamaan.

Dikatakannya, pada ritual budaya yang dilakukan Budayawan Gresik, terdapat perkawinan antara manusia dan kambing merupakan simbol, bukan perkawinan dalam arti sebenarnya. Maksudnya, digunakan domba sebagai simbol agar manusia jangan mau diadu domba, apalagi menjelang Pemilihan Umum yang kurang beberapa tahun lagi.

Pelaku perkawinan ialah Saiful Arif, yang disimbolkan sebagai Satrio Piningit. Sedangkan kambing diberi nama Sri Rahayu bin Bejo. Dalam upacara itu juga, yang diucapkan saat kakawin bukanlah akad nikah secara agama, melainkan syair yang dibacakan oleh penghulu. Sebelum perkawinan itu, ada prosesi pemukulan gong. Itu bukti bahwa perkawinan tersebut sebagai simbol ritual budaya.

Informasi selengkapnya baca : www.liramedia.co.id

liramedia.co.id tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top